<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>grandong</title>
	<atom:link href="http://grandong.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://grandong.blogdetik.com</link>
	<description>Sekedar catatan online grandong di dunia maya</description>
	<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 02:59:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Empat pasar tradisional di Kabupaten Gowa</title>
		<link>http://grandong.blogdetik.com/2011/07/23/empat-pasar-tradisional-di-kabupaten-gowa/</link>
		<comments>http://grandong.blogdetik.com/2011/07/23/empat-pasar-tradisional-di-kabupaten-gowa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 02:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grandong</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Empat pasar tradisional di Kabupaten Gowa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grandong.blogdetik.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Empat pasar tradisional di Kabupaten Gowa segera direvitalisasi karena kondisinya cukup memprihatinkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyiapkan anggaran revitalisasi Rp16 miliar. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Penanaman Modal Kabupaten Gowa Abdul Kahar Atjo mengatakan, revitalisasi di pasar sudah tidak mampu menampung jumlah pedagang yang semakin banyak. Selain itu, kondisi fisik bangunan pasar sudah termakan usia. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://grandong.blogdetik.com/2011/07/23/empat-pasar-tradisional-di-kabupaten-gowa/">Empat pasar tradisional di Kabupaten Gowa</a> segera direvitalisasi karena kondisinya cukup memprihatinkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyiapkan anggaran revitalisasi Rp16 miliar. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Penanaman Modal Kabupaten Gowa Abdul Kahar Atjo mengatakan, revitalisasi di pasar sudah tidak mampu menampung jumlah pedagang yang semakin banyak. Selain itu, kondisi fisik bangunan pasar sudah termakan usia. “Anggaran revitalisasi tersebut sudah diusulkan Disperindag dan baru tahun ini anggarannya disetujui melalui pusat.</p>
<p>Total anggaran revitalisasi Rp16 miliar,”tuturnya,kemarin. Empat pasar yang akan direvitalisasi, yaitu Pasar Tepaleleng di Kecamatan Palangga, Pasar Bontojai di Kecamatan Parangloe, Pasar Malakaji di Kecamatan Tompobulu, dan Pasar Boronglara di Kecamatan Biringbulu. Revitalisasi ini bukan hanya memperbaiki bangunan, juga melengkapi fasilitas yang baik, termasuk menyediakan air bersih.<br />
<span id="more-95"></span></p>
<p>Revitalisasi ini diharapkan bisa membuat pedagang maupun konsumen lebih nyaman bertransaksi di pasar tradisional. “Setelah direvitalisasi, pasar ini berubah status dari pasar tradisional menjadi pasar bersih dan aman.Kami lakukan ini atas desakan masyarakat setiap kecamatan,”ujar dia. Ketua Komisi II DPRD Gowa Ari Bakri Pato mengatakan, kondisi empat pasar yang akan direvitalisasi cukup memprihatinkan.</p>
<p>Apalagi ketika melakukan kunjungan ke lokasi, masyarakat sekitar mendesak revitalisasi pasar. “Kapasitas pasar tidak sebanding pedagang maupun pengunjung sehingga kondisi pasar semakin semrawut. Pedagang yang sudah bercampur mengakibatkan pasar tersebut semakin tidak layak, salah satunya Pasar Boronglara di Biringbulu. Itu merupakan salah satu pasar terbesar, tapi kondisinya cukup memprihatinkan. Demikian catatan online <a href="http://grandong.blogdetik.com/">grandong</a> yang berjudul Empat pasar tradisional di Kabupaten Gowa.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grandong.blogdetik.com/2011/07/23/empat-pasar-tradisional-di-kabupaten-gowa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.097 seconds -->

